Ganggu Glowing? Ketahui Jenis Jerawatmu!

Aqiahop, Jawa Timur – Jerawat adalah benjolan kecil pada kulit yang terjadi akibat peradangan serta penyumbatan pori-pori kulit. Tentu jerawat bukanlah hal asing bagi kita, karena hampir semua orang pernah mengalaminya. 

Kenapa ya hampir semua orang pernah berjerawat?

Tersumbatnya folikel oleh tumpukan minyak dan sel kulit mati akan mengakibatkan peradangan pada folikel berupa benjolan yang biasa kita sebut jerawat.

Penyebab utama tersumbatnya folikel (pori-pori kulit) adalah minyak berlebih. Minyak berlebih yang tidak dibersihkan akan menumpuk bersamaan sehingga menyumbat pori-pori.

Ada beberapa faktor pemicu minyak berlebih pada kulit, diantaranya; faktor tipe kulit berminyak, produk kecantikan, gesekan kulit dengan benda, dan faktor hormon.

Pada saat pubertas dan haid, hormon androgen (testosteron) memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak lebih banyak dari biasanya.

Karena faktor-faktor tersebut pernah dialami setiap orang, maka tidak heran jika hampir setiap orang pernah berjerawat. 

Aqiaple sendiri pernah berjerawat ga nih? Atau jangan-jangan masih ada? Hihi…

Baca Juga : Cara Mencegah Dan Mengatasi Jerawat

Jika Aqiaple pernah berjerawat dan merasa jerawatnya berbeda dengan yang dimiliki orang lain, hal itu karena ada beberapa jenis jerawat.

Jenis jerawat ini dapat dibedakan berdasarkan tingkat peradangannya. Mau tahu? Yuk ikuti artikel ini!

Jenis-jenis Jerawat

1. Komedo Putih (Whiteheads)

Benjolan yang pertama kali muncul ketika terjadi peradangan pada pori-pori adalah komedo. Jika komedo pecah barulah akan menjadi jerawat.

Komedo putih merupakan benjolan kecil yang pada puncak benjolannya tertutup kulit dan berwarna putih. Jenis komedo ini tidak terlalu mengganggu penampilan, hanya saja membuat permukaan kulit wajah terlihat lebih kasar.

2. Komedo Hitam (Blackheads)

Hampir sama dengan komedo putih, hanya saja permukaan komedo hitam terbuka alias tak tertutup kulit. Hal ini yang membuat puncak pada benjolannya berwarna hitam karena senantiasa terkena udara 

Seringkali orang mengira komedo hitam adalah kotoran, namun saat dibersihkan nyatanya sulit sekali.

3. Papula

Dikutip dari hellosehat.com, papula adalah jenis jerawat yang muncul di bawah permukaan kulit seperti jerawat kistik dan nodul.

Selain itu benjolan papula cukup padat dan menimbulkan rasa nyeri. Penyebab dari Papula adalah kerusakan kulit disekitar komedo yang tidak segera ditangani sehingga memicu iritasi/peradangan pada kulit sekitarnya. 

Komedo yang tidak segera ditangani dapat membuat minak dan sel kulit mati terus terperangkap, sehingga folikel (pori-pori) mendapatkan tekanan hingga dinding folikel pecah.

Ketika dinding folikel pecah, bakteri dan minyak pun menyebar ke kulit disekitarnya.

Nama lain dari papula adalah jerawat inflamasi (peradangan)

4. Pustula

Merupakan perkembangan dari papula yang dibiarkan. Pustula dikenal sebagai jerawat nanah karena benjolannya berisi nanah. 

Wujud jerawat ini adalah benjolan yang cukup besar, ujung berwarna putih dan kulit di sekitarnya berwarna merah akibat peradangan.

Dikutip dari hellosehat.com, nanah pada jerawat ini muncul akibat sel darah putih. Sel ini merupakan sistem kekebalan tubuh yang kalah dan mati melawan infeksi dan bakteri yang menyumbat pori-pori.

5. Nodul

Jerawat Nodul dapat dikategorikan kepada jerawat yang parah. lantaran peradangan yang terjadi berada di lapisan kulit yang lebih dalam dibanding jerawat lainnya.

Letak dari nodul berada dibawah permukaan kulit, jika dipegang akan terasa keras dan sakit.

Jangka waktu untuk sembuh pada jerawat ini lebih lama dibanding jerawat lain, yaitu sampai berminggu atau bahkan berbulan-bulan.

Biasanya untuk mengobati jerawat ini membutuhkan resep dokter karena sudah cukup serius. 

Jika anda mengalami jerawat ini segeralah pergi ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Disarankan juga untuk mulai mengurangi produk kosmetik selama belum mendapat keterangan dari dokter.

6. Jerawat Batu (Kistik)

Ialah jerawat yang penumpukan minyak dan sel kulit matinya berada jauh didalam folikel. 

Karena peradangannya terjadi di dalam kulit maka jerawat batu perlu segera ditangani, agar bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium Acnes) tidak menyebar dan menghasilkan jerawat batu lainnya.

Bentuk jerawat ini menyerupai bisul, bertekstur lunak dan pada beberapa kasus menimbulkan rasa sakit bila disentuh.

7. Jerawat Pasir

Biasa disebut juga bruntusan. Bentuk dari jerawat ini bintik-bintik kecil dan biasanya terdiri dari beberapa jenis jerawat yang berkumpul.

Sekilas jerawat ini tidak mengganggu penampilan, karena ukurannya yang kecil. Namun menimbulkan permukaan kulit kasar dan pada beberapa kasus menimbulkan nyeri.

Itu dia jenis-jenis jerawat. Kalau jerawat Aqiaple yang mana ya? Hihi. Jika jerawat sudah memiliki indikasi harus diperiksa ke dokter, maka segeralah perika agar tidak semakin parah.

Produk kecantikan yang disarankan untuk menghilangkan jerawat adalah yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, asam alfa hidroksi (AHA) dan sulfur.

Tapi lagi-lagi aqiaple harus memperhatikan tipe kulit dan kecocokannya dengan bahan kimia tersebut. Ada baiknya aqiaple mengkonsultasikannya pada dokter terlebih dahulu.

Pencegahan yang paling aman adalah dengan rutin membersihkan kulit dan melakukan eksfoliasi pada kulit.

Semoga artikel ini bermanfaat ya! Terimakasih Aqiaple!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.